RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN / LAYANAN
BIMBINGAN
DAN KONSELING
FORMAT
KLASIKAL / NONKLASIKAL
TERJADWAL
I.
IDENTITAS
A.
Satuan
Pendidikan : SMP Negeri 31 Bandar Lampung
B.
Tahun
Ajaran :
2014 – 2015, Semester I
C.
Sasaran Pelayanan : Semua Siswa Kelas
VII
D.
Pelaksana : Indah Kusuma Ningum
E.
Pihak
Terkait : Siswa dan
orang tua
II.
WAKTU
DAN TEMPAT
A.
Tanggal :
B.
Jam
Pembelajaran/Pelayanan : Sesuai Jadwal
C.
Volume Waktu (JP) : Masing-masing kelas 1 (satu)
JP (1 x 40 Menit)
D.
Spesifikasi
Tempat Belajar :
Ruang kelas masing-masing
III.
MATERI
PEMBELAJARAN
A.
Tema/Subtema : 1. Tema :
Orientasi Pelayanan BK
2.
Subtema :
Orientasi Awal Pelayanan BK di Sekolah
B.
Sumber
Materi :
IV.
TUJUAN/ARAH
PENGEMBANGAN
A.
Pengembangan
KES :
1. Agar siswa memahami adanya dan kegunaan pelayanan BK serta
termotivasi untuk memanfaatkannya dalam rangka mengembangkan potensi diri.
2. Dapat
menyampaikan kepada orang tua tentang adanya dan kegunaan pelayanan BK di
sekolah yang siap membantu siswa.
B.
Penanganan KES-T : Untuk mengurangi,
menghindarkan/menghilangkan, mencegah
ketidak tahuan, kebingungan, dan ketidak pedulian atau penolakan siswa dan
orang tua mereka terhadap pentingnya layanan BK.
V.
METODE
DAN TEKNIK
A.
Jenis
Layanan : Layanan Orientasi dan Informasi
B.
Kegiatan
Pendukung :
Kegiatan Pendukung
:
VI.
SARANA
A.
Media : Jadwal
pelajaran siswa SMP kelas VII Semester I
B.
Perlengkapan : Laptop dan LCD Proyektor
VII.
SASARAN
PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN / PELAYANAN
Diperolehnya
hal-hal baru oleh siswa terkait KES (Kehidupan Efektif Sehari-hari) dengan
unsur-unsur AKURS (Acuan, Kompetensi, Usaha, Rasa, Sungguh-sungguh).
A.
KES
1. Acuan
( A ) :
Adanya dan kegunaan pelayanan BK di
sekolah
2. Kompetensi
( K ) : Apa yang perlu
dilakukan siswa untuk memanfaatkan pelayanan BK dan mampu menyampaikan kepada
orang tua tentang adanya dan manfaat pelayanan BK tersebut
3. Usaha
( U ) :
kegiatan siswa yang memanfaatkan
pelayanan BK dan mampu menyampaikan kepada orang tua tentang adanya pelayanan
BK di Sekolah.
4. Rasa
( R ) : Bagaimana siswa merasa setelah mengetahui dan memahami tentang adanya
layanan BK di Sekolah dan perlunya menyampaikan itu kepada orang tua.
5. Sungguh-sungguh ( S ) : Kesungguhan siswa
menyampaikan kepada orang tua tentang adanya pelayanan BK di sekolah, dan
memanfaatkan hal tersebut secara optimal.
B.
KES-T :
Menghindarkan
dan mencegah ketidak tahuan, ketidak pedulian ataupun penolakan terhadap
pelayanan BK yang mengakibatkan tidak tercegah dan tidak teratasinya
permasalahan siswa.
C.
Ridho
Tuhan, Bersyukur, Ikhlas dan Tabah :
Memohon
ridho Tuhan Yang Maha Esa agar dengan adanya pelayanan BK
para siswa dapat meraih kesuksesan.
VIII.
LANGKAH
KEGIATAN
A. LANGKAH
PENGANTARAN
1.
Mengucapkan salam dan
mengajak siswa berdoa.
2.
Mengecek kehadiran siswa dikelas.

3.
Mengajak dan
membimbing
siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran/ pelayanan dengan penuh perhatian,
semangat dan penampilan dengan melakukan kegiatan berpikir, merasa, bersikap,
bertindak dan bertanggung jawab (BMB3) berkenaan dengan materi pembelajaran/
pelayanan yang akan dibahas.
4.
Menyampaikan arah
materi pokok pembelajaran, yaitu dengan judul “ Orientasi Awal Pelayanana BK
di SMP”
5.
Menyampaikan tujuan
pembahasan yaitu dipahaminya oleh peserta didik tentang adanya pelayanan BK
untuk membantu sesuai kebutuhan mereka.
B. LANGKAH
PENJAJAKAN
1. Menanyakan
kepada siswa siapa yang sudah tahu tentang BK. (Pelayanan BK secara terprogram
memang baru ada di SMP; di SD/MI belum ada, oleh sebab itu siswa perlu memahami
dengan sebaik-baiknya.
2. Melalui
penampilan chart Jadwal pembelajaran (di papan tulis) yang di dalamnya terdapat
jadwal pelajarn BK, siswa diminta merespon jadwal tersebut. Apa yang ada dalam
pikiran siswa tentang perbedaan dan hubungan antara jadwal BK (yang hanya satu
kali masuk kelas dalam seminggu) dibanding jadwal mata pelajaran (yang masuk
kelasnya berkali-kali).
C. LANGKAH
PENAFSIRAN
1. Pembahasan
tentang makna “Bimbingan dan Konseling”
2. Kelengkapan
yang ada di sekolah untuk pelayanan BK: ruangannya dan tenaganya (Guru BK atau
Konselor).
3.
Apa kaitan pelayanan BK disekolah
dengan mata pelajaran yang ada.
D. LANGKAH
PEMBINAAN
Berisi kegiatan
penguraian, diskusi, pelatihan pengembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan
melalui strategi transformatif dengan dinamika BMB3:
1. Apa,
bagaimana dan kapan siswa memperoleh pelayanan BK
2. Siswa
diminta untuk melihat diri sendiri apakah ada sesuatu yang memerlukan pelayanan
BK
3. Siapa
yang mau datang
ke ruang BK untuk mendapatkan pelayanan BK? Kapan? Bagaimana caranya?
4. Bagaimana
siswa mengajak teman-teman datang
ke ruang BK untuk mendapatkan pelayanan
5. Apa
yang perlu disampaikan siswa kepada orang tua tentang adanya BK di Sekolah dan
bagaimana cara menyampaikannya kepada orang tua.
E. LANGKAH
PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT
1.
Penilaian
Hasil
Di
akhir proses pembelajaran / pelayanan siswa diminta merefleksikan (secara lisan
dan atau tertulis) apa yang mereka peroleh dengan pola BMB3 dalam unsur-unsur
AKURS:
a.
Berfikir:
Apa
yang mereka pikirkan tentang adanya dan kegunaan pelayanan BK di sekolah (Unsur
A).
b.
Merasa:
apa
yang mereka rasakan berkenaan dengan pelayanan BK di sekolah (Unsur R).
c. Bersikap: bagaimana mereka bersikap dan
akan melakukan apa untuk mendapatkan pelayanan BK (Unsur K danU).
d.
Bertindak:
Bagaimana menyampaiakan kepada orang tua tentang
adanya BK di sekolah, kapan dan bagaimana caranya (Unsur K dan U).
e.
Bertanggung
Jawab:
Bagaimana siswa bersunguh-sungguh dalam memanfaatkan BK dan bagaimana
menyampaikanya kepada orang tua (Unsur S).
2.
Penilaian
Proses
Melalui
pengamatan dilakukan penilaian proses pembelajaran/pelayanan untuk memperoleh
gambaran tentang aktivitas siswa dan efektifitas pembelajaran/pelayanan yang telah diselenggarakan.
3.
LAPELPROG
dan Tindak Lanjut
Setelah
kegiatan pembelajaran atau pelayanan selesai,
disusunlah Laporan Pelaksanaan Program
Layanan (LAPELPROG) yang memuat data penilaian hasil dan proses, dengan
disertai arah tindak lanjutnya.
Guru BK / Konselor
INDAH KUSUMA NINGRUM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar